Kamis, 30 Agustus 2007
Pengalaman Copet Sial Lagi
Kejadiannya gini, waktu itu kawan tersebut sedang naik Metro Mini dan tiba-tiba ada sekelompok pemuda masuk. Tidak berapa lama kelompok tersebut mengancam penumpang dengan pisau dan meminta mereka menyerahkan barang2 yg dibawa. Semua ketakutan dan menyerahkan barang2 mereka. Ada seorang ibu2 yang menggendong bayi menyerahkan tas pada para pencopet itu sambil ngomong: "Ini ya Bang, saya serahin barang saya, demi Allah saya ikhlas, semoga berguna bagi abang2 sekalian."
Terus si Copet langsung ngomong: "coba kalian semua kayak dia, tidak perlu saya mengeluarkan pisau. Sesudah itu kawanan itu buru-buru turun. Tinggal kita semua bengong. Lalu ada yang nanya ke si Ibu, kok bisa tenang gitu?
Si Ibu bilang: Ya, nggak apa2, orang isi tas itu cuma pampers bekas kotoran anak saya yg kecil, juga bekas muntahan anak saya yg gede. Juga mainan duit2an anak2, sama casing hp buat mainan anak saya.
Penumpang: oooo!!!
Yah ketipu deh... cuma joke aja kok. :)
Rabu, 29 Agustus 2007
Pengalaman Diangkot - Copet Sial
Sirekan kemudian bilang jaman dulu waktu masih remaja, si rekan dengan adik kakaknya yang juga perempuan (bertiga) waktu naik bis kota pernah melihat pencopet sedang beraksi didepan muka mereka. Mereka duduk bertiga dan ada bapak-bapak didepannya. Pada saat diperjalanan mereka melihat tangan menyelinap dan langsung merogoh kantung belakang celana sibapak. Cewek-cewek ini memang perkasa, salah satu adiknya rekan saya tersebut menepuk dan mengangkat keluar tangan pencopet tersebut. Terus mengangkat tangannya kearah sipencopet dengan memberi jari telunjuk yang digoyangkan ke kiri dan kekanan mengaba-abakan JANGAN YAH.
Begitulah rekan saya ini, cewek perkasa dan sekeluarga lagi perkasanya. he...he..he..
Selasa, 28 Agustus 2007
Kehidupan Berangkutan di Jakarta
Terjadilah pembicaraan ngalor ngidul yang akhirnya si rekan yang baru turun dari Metro Mini memulai pembicaraan sekitar pengalamannya tercopet atau hampir tercopet (sial juga kawan ini, ternyata pengalamannya bukan satu). Yang pertama si rekan ini sedang melakukan perjalanan dengan angkot dari Lebak Bulus kearah mana gitu saya lupa. Ditengah perjalanan ada sekelompok anak muda naik dan membagi-bagikan selebaran mengenai pijat refleksi. Salah satu pemuda yang tadi duduk disebelah kiri rekan saya ini. Tiba-tiba pemuda yang satu lagi, jongkok didepan kawan saya langsung pegang kaki kiri kawan saya ini dan bilang “mari bang saya pijit buat percobaan, gratis”. Karena dipaksa-paksa akhirnya si kawan membiarkan kaki kirinya dipijit. Ternyata kawan ini menaruh handphonenya di kantung celana kiri. Lagi dipijit ia merasa kok hp dicelannya makin bergeser keatas. Lalu dengan siku kirinya ia mencoba menahan hpnya dan merasakan dorongan. Ternyata kawanan penjahat yang duduk dikiri kawan saya itu, dia membawa tas atau map ditangan kanannya gitu, menutupi tangan kirinya yang menggeser-geser hp kawan saya ini agar melesat kebelakang sehingga jatuh dikursi untuk dicopet. Secara insting kawan saya tersebut, merasa terancam, langsung melayangkan sikunya kemuka orang tersebut. Dan langsung teriak “Heh! Mau nyopet hp gue, loe pade?” Mereka tentunya tidak mau ngaku dan berlaga pilon. Teman saya kebetulan melihat kumpulan tukang ojek dipinggir jalan, minta supir untuk berhenti. Supir berhenti dan kawan tersebut minta pertolongan para tukang ojek. Habis juga kawanan tersebut dipukuli kata kawan saya tersebut dan mereka digiring ke polsek terdekat.
Setelah itu saya jadi ikut bercerita mengenai pengalaman rekan kerja yang lainnya yang diceritakan kesaya. Kejadiannya juga sama di Metro Mini, hanya kejadiannya di dekat Benhil. Kejadiannya pada waktu itu Metro Mini lagi padat sehingga rekan saya tersebut hanya kedapatan berdiri dan rapat. Jadi si rekan ini berdempetan dengan penumpang lain yang berdiri. Namanya naik Metro Mini yang sebentar-bentar berhenti jalan berhenti jalan tiba-tiba pada waktu Metro Mini berjalan dia merasakan mendadakan dingin dikantong kiri depan celananya. Yang pernah kecopetan dompet pasti mengetahui perasaan itu. Rupanya si pencopet menggunakan momentum pergerakan maju-mundur maju-mundurnya penumpang selagi berdiri di Metro Mini untuk memasukan tangan dan mencabut tangan sehingga tidak terlalu berasa. Rekan saya tersebut yang seorang muslim soleh langsung menyebut dalam hati “Astagfirullah saya kecopetan”. Rekan saya tersebut hanya berpikir yah diikhlaskan saja lah mungkin orang tersebut lebih memerlukan, rekan tersebut hanya diam saja. Ternyata setelah beberapa menit Metro Mini berjalan pundak rekan saya tersebut ditepuk dari belakang. Teman saya menengok, orang tersebut bilang maaf yah mas ini barangnya. Langsung aja setelah itu orang tersebut buru-buru turun. Ternyata yang dicopet orang tersebut adalah Al Qur’an pocket size yang kebetulan dikantungi. Rekan saya tersebut juga karena agak grogi sampai lupa bahwa yang dikantungnya tersebut adalah Qur’an. Tobat kali tuh pencopet…
Terus rekan saya yang pertama tersebut bercerita lagi kejadian di bus (saya lupa jurusan mana). Dia waktu itu kejadiannnya sama, lagi berdiri dibus yang padat. Tetapi kali ini seorang wanita mepet-mepet sembari menggesek-gesekkan dadanya seirama goyang-goyangnya berdiri didalam bus yang berjalan. Konsentrasi rekan saya tersebut jadi buyar. Tetapi akhirnya dia merasa ada tangan didalam sakunya yang ada hp-nya. Wah, nggak beres nih pikir rekan saya tersebut. Karena wanita rekan tersebut jadi agak berani. Langsung aja dia tanya tinggal dimana blah-blah-blah… terus rekan saya bilang kalau gitu mbak, kita ketempat mbak aja, saya bayar, kata rekan saya tersebut. Lalu si mbak tersebut agak marah-marah dan bilang memang saya wanita apaan. Ternyata tangan si wanita tersebut, mungkin masih berharap tidak ketahuan, masih sebagian tertinggal dikantong si rekan saya tersebut. Langsung buru-buru rekan saya menangkap tangan wanita tersebut dari luar saku dan bilang kalau gitu kenapa tangan mbak ada dikantong celana saya, mau nyopet yah? Lalu ada seorang laki-laki bergegas kebelakang langsung menanyakan mbak kenapa? Ada yang bisa dibantu? Seperti itu kata laki-laki tersebut. Langsung saja rekan saya tersebut teriak, kamu satu komplotan yah? Sepertinya mereka kaget dan langsung bergegas turun. Gila bener, cewek juga bandit.
Sebenarnya ada kejadian lainnya tapi nggak seberapa seru untuk diceritakan. Yah gitu lah kehidupan berangkutan di Jakarta.
Kamis, 23 Agustus 2007
Fwd:Hati-hati: Taxi (termasuk BLUE BIRD juga)
-----Original Message-----
FyiEmang kita kudu extra hati2 naek taksi kl sendirian. But gw aga kurang setuju sama kalimat "Blue Bird emang udah paling bener" . karena... ini PENGALAMAN PRIBADI gw sndr..Gw HAMPIR DIPERKOSA sama sopir taksi BLUE BIRD..Sampe sekarang gw masih inget no pintunya DR 2316. Nama Sopirnya SUHADI. Terjadi di SIANG BOLONG jam 12 (lunch time) dalam perjalanan gw dari kantor gw di Kuningan ke Rawamangun (mo jenguk temen gw yg lg di opname di RS Persahabatan). Gw dibawa kabur sampe Pulogadung sambil badan gw diraba2, gw berontak malah makin kenceng dipegangnya.. n YUP.. PINTU GW (duduk di belakang) GA BISA DIBUKA...Ya ampun..kalo inget kejadian itu gw jadi jijik!
N udah ada kejadian spt itu. Pihak Blue Bird pun terkesan menutup2i bahkan gw diintimidasi untuk tidak lapor kemana2 soal masalah ini.Mereka nyogok gw pake VOUCHER taxi, yg ga ada apa2 nilainya dengan HARGA DIRI gw.After gw menolak voucher itu, pihak Blue Bird cuma menanggapi dengan mengirimkan "Surat Permohonan Maaf" yg sampe detik ini masih gw simpen di rumah gw. Sebagai bukti seandainya someday gw or ada temen gw yg ngalamin kejadian kaya gw but BLUE BIRD nya lagi2 menghindar or nutup2in..Thanks ... have a great day!!DianaExecutive Assistant to CEO South East AsiaPT. FAIRFIELD INDONESIA
Fwd: Mobilku ditabrak, Aku dan adikku dianiaya
Dari Hukum Online (Yahoo Group) nih:
From:
Sent: Monday, August 20, 2007 12:48 PM
To: Subject: Mobilku ditabrak, Aku dan adikku dianiaya
Berhati-hatilah bila melihat mobil Ford Everest biru, dengan nomer
polisi B28...CF (Red-No dihapus agar tidak tendensius. Kita kan harus berprinsip praduga tak bersalah sampai terbukti). Ciri lainnya terdapat plakat DPR-MPR RI didekat
nomor polisi bagian depannya. Pengemudinya berkulit hitam, berbadan
tegap, berusia sekitar 30an , berambut cepak agak plontos.
Adapun kronologis kejadian menurut adikku yang korban dan saksi
setempat ,
Pada tanggal 18-08-07, sekitar jam 10.45 terjadi serempetan antara
mobil Ford dan mobil Avanza yang dikendarai oleh adik saya di kompleks
perumahan Taman Permata, Karawaci.
Akibat dari kejadian itu, bemper kanan belakang (tepatnya diatas roda
belakang sebelah kanan) mobilku copot.
Setelah tabrakan itu, pengemudi mobil ford biru itu turun dari mobil,
langsung lari menghampiri mobil adik saya yang saat itu baru
memberhentikan mobilnya.
Pengemudi mobil ford itu langsung turun melayangkan tinjunya
berkali-kali ke arah wajah adik saya. Setelah itu, dia langsung
membuka pintu mobilku, mencabut kunci yang masih melekat pada
kontaknya, mengambil dompet adik saya yang tergeletak di kursi
penumpang sebelah kanan, dan pergi meninggalkan adik saya yang masih
belumuran darah dan mobilnya di TKP begitu saja.
Dengan dibantu oleh tukang ojek dan satpam, adik saya diantar pulang
kerumah. Pada saat itu saya yang sedang berada dirumah sendirian
sangat panik melihat keadaannya yang babak belur dan berlumuran darah
diseluruh mukanya.
Saat itu, saya ingin segera mengantarkan adik saya ke rumah sakit
untuk segera mendapatkan pertolongan pertama, saya baru teringat akan
kunci mobil dan stnk yang masih ditahan oleh `jagoan bermobil biru itu'.
Indetitas `jagoan' itu yang akhirnya diketahui bernama Ilham dari
petugas keamanan setempat, sehigga saya, dengan diantar oleh 2 orang
satpam itu ke rumahnya utk mengambil kembali kunci mobil guna
mengantarkan adik saya ke rumah sakit untuk segera mendapatkan
pertolongan.
Apa yang terjadi kemudian, benar sangatlah diluar dugaan, Jagoan
tersebut sudah menunggu kami didepan rumahnya dengan berkacak pinggang.
Saat itu, saya yang masih kebingungan segera menanyakan kunci mobil
dan dompet yang berisikan STNK, itu akan tetapi langsung dibentak oleh
JAGOAN itu, supaya saya jangan menanyakan kunci dan STNK mobil itu,
atau saya juga akan dipukul seperti adik saya.
Sebagai seorang wanita, saya tetap bersikeras untuk meminta kembali
kunci mobilnya, guna mengantarkan adik saya untuk mendapatkan
pertolongan segera, karna darah semakin banyak mengucur dari luka adik
saya.
Bukan kunci mobil yang saya terima, akan tetapi tamparan dan tinju
berkali-kali diarahkan JAGOAN itu ke muka saya, untung saja, ada 2
orang petugas satpam yang sangat sigap melindungi saya dari serangan
brutal JAGOAN itu, sehingga hanya mata kanan saya yang memar dan
pendarahan pada bola mata saya.
Tidak puas karna saya berhasil diselamatkan oleh petugas satpam
tersebut, JAGOAN tersebut mengancam akan MENGHABISI saya dan adik
saya. ` Awas kamu, Saya TEMBAK kamu, saya matikan kamu berdua'.
Melihat keadaan yang sangat tidak menguntungkan buat saya dan adik
saya, petugas satpam tersebut segera mengungsikan kami kakak beradik
berdua. Kunci mobilku masih enggan dikembalikan, akan tetapi setelah
berulangkali petugas keamanan menasehati bahwa dia tidak punya hak
menahan kunci mobil, dompet berserta STNK kami, baru dia
mengembalikannya kepada pak satpam. Saat ini, kasus ini sudah saya
laporkan ke kantor polisi setempat, untuk pengusutan selanjutnya,
dengan nomor laporan polisi 683/K/VIII/2007/SEK.CURUG.
Setau saya pernah dilakukan pemeriksaan dan penertiban terhadap mobil
berplakat indetitas DPR MPR RI, bagaimana dengan JAGOAN ini???)
Apakah memang benar dia adalah anggota DPR MPR RI dengan plakat
identitas yang melekat di mobilnya????
Apakah benar seseorang dapat seenaknya saja memukul orang????
Benarkah seorang pria dewasa menganiaya seorang wanita yang sedang
panik melihat darahnya mengucur semikian deras dari luka adiknya???
Bisakah seenaknya seseorang menghabisi nyawa orang lain???
Apakah fungsi senjata itu??? Jikalau memang dia punya??
Apakah benar kegunaannya untuk mengancam dan menembak orang lain????
Masih adakah jaminan keselamatan dan perlindungan hukum di Negara
Indonesia ini, disisi lain kita punya kewajiban untuk membayar pajak
ke Negara???
Tolong disebarluaskan email ini, supaya cukup kami saja yang mengalami
hal seperti ini, jangan ada lagi kasus kedua dan ketiga yang mengalami
nasib seperti kami. Kami mohon doa dan dukungan dari teman-teman
sekalian, semoga keadilan dapat benar-benar ditegakan di bumi
Indonesia ini, sehingga tidak ada yang namanya main hakim sendiri.
Kejadian ini ada benar adanya...,rekan-rekan sekalian dapat mengeceknya
langsung ke kantor polsek curug dengan nomor laporan yang sudah saya
sebutkan didepan, atau dapat menghubungi email saya felyshia@hotmail .
Terima kasih,
mailto:felyshia@hotmail.com
Selasa, 21 Agustus 2007
Fwd: Fw:Cara Baru Perampokan Mobil
Dari rekan di milis. Beritanya sbb.:
Info penting Buat Semua teman - teman
Mau bagi - bagi informasi buat kawan - kawan yang sering bawa mobil. Habis penipuan melalui telepon genggam, sekarang perampokan ada cara baru untuk menghabisi barang - barang anda, kejadian ini baru terjadi di Jakarta, bahkan di Karawang juga sudah pernah terjadi, saya dapat informasi ini dari Saudara, kebetulan Polisi yang mengangani kasus seperti di bawah ini:
Pelaku dengan sengaja menabrakkan mobilnya ke mobil kita, umumnya mereka menggunakan mobil rental dan di dalam mobilnya lebih dari 3 ( tiga ) orang. Biasanya kalo mobil kita ditabrak dengan sengaja, kita mau berhenti untuk minta pertanggungjawaban pelaku, ya 'gak ? Sipelaku juga otomatis ikut berhenti... kemudian pelaku keluar dari mobilnya dan Pelaku bersedia tanggung jawa! b untuk semua kerusakannya atau mau membayar semua kerugiannya. .Selanjutnya si Pelaku meminta kita untuk mengikuti dia ke bengkelnya atau ke tempat ATM untuk bayar ganti rugi. Kemudian di tempat yang agak jarang orang / gelap tiba - tiba pelaku berhenti dan memblok jalan kita, terjadilah perampokan mengambil barang - barang berharga dari mobil anda bahkan dompet atau telepon genggam. Informasi ini boleh anda teruskan sama teman - teman / saudara anda yang suka bawa mobil. Jadi, hati - hatilah di jalan kalau mobil anda tertabrak oleh orang lain...
Pameran Mobil Yang Sudah Ditemukan Polisi
Saat ini di halaman kantor Satlantas di Daan Mogot di pamerkan sekitar
1.300 kendaraan roda dua dan 4 , kendaraan yg hilang sdh di temukan
oleh pihak kepolisian jadi bagi yg pernah kehilangan kendaraan bisa di
lihat langsung di tempat tsb.
Siapa tahu ada kendaraan anda di sana.
Demikianlah surat ini di sampaikan kiranya bisa disebarluaskan.
Hidup Polri...!!!
.jpg)